Tampilkan postingan dengan label religi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label religi. Tampilkan semua postingan

Ada Tuhan Dalam Kentut Anakku



Rumah yang kutempati dengan dua kamar tidur dan menyisakan tak lebih dari dua meter ruang tengah dengan meja makan keluargaku seadanya. Sekitar tiga meter kebelakang adalah sisa bangunan lama rumah tua orang tua yang rencananya akan kami gunakan untuk dapur jika kami sudah memiliki tabungan yang cukup untuk itu. Entah kapan..
Memasuki rumah dengan lelah letih oleh aktivitas seharian lantaran hari itu adalah kewajibanku untuk menyelesaikan tutup buku laporan bulanan di sebuah perusahaan swasta yang berjarak tak lebih dari tiga kilometer dari tempat tinggalku.
Salam sapaku mengiringi langkahku menginjakkan petak demi petak lantai ruang tamu menuju dua bidadari yang setia menunggu kedatanganku di rumah ini. Gadis kecil ceria selalu menjadi yang pertama menyambutku dengan peluk cium di pipi kening dan leher. Itu serasa menjadi ritual wajib setiap hari kami sekeluarga.
Dengan sedikit celah waktu lantaran aku harus segera melanjutkan dengan rapat kecil untuk sekedar koordinasi kegiatan dengan teman-teman organisasi, masih sempat kuraih keyboard komputer tua di ruang tamu untuk berhitung sebentar keluar masuk kas perusahaan.
“ Ma, tolong siapin uangnya ya…” sedikit komunikasiku kepada Sang Istri sembari kukernyitkan dahi bahwa ternyata bulan ini harus minus. Alhamdulillah… roda ekonomi memang lagi seret. Di kantor omset anjlok, disinipun aku harus merelakan semua uang receh ini hanya untuk karyawan. Ah sudahlah.. aku harus bergegas, teman-teman pasti sudah menungguku, pikirku membayangkan teman-teman yang sudah aku anggap sebagai saudaraku, semuanya.
Tepat jam 23.15 aku kembali memasuki rumah kecilku, dan ternyata putri kecilku masih menungguku. Dengan celotehnya dia menyambutku kembali masuk ruang kamar.
“Jare dilut, Pa? “ sebuah tanya yang tidak seharusnya aku jawab dengan jujur, karena sudah pasti dia belum mengerti. Hanya kutunjukkan senyum, kuraih tubuhnya, sebentar kupeluk dan kucium pipi serta keningnya yang sudah agak kecut oleh keringat. Harum bagiku… dan aku sangat menikmatinya.   
" Pa.. pipis.." celana anakku pun mlorot oleh tangan-tangan mungilnya
" Pipis sendiri, Nggeh.. Pinter " diapun bergegas menata sandal untuk ke kamar mandi, melewati dapur kumuh tempat istriku memasak, si kecil menuju ke kamar mandi. Selang beberapa detik aku mengikuti di belakangnya, dengan langkah hati-hati oleh beberapa koleksi rongsokanku yang  sedikit berserakan di dapur. Hm, beberapa kali istriku merapikan toh kembaili berserakan oleh tarian tikus maupun kadang juga angin dan hujan. Yeah.. beginilah, aku belum bisa membangun yang lebih baik untuk keluarga dan anak istriku. Kompor masakpun pun harus ditutup spanduk bekas oleh istriku agar bila turun hujan maupun terpaan angin, debu tak sampai nyemplung di minyak jelantah, bumbu-bumbu masak, maupun toples kecil berisikan gula dan kopi. Ah kasihan sekali istriku... tapi walau begitu dia selalu mengerti, menghormatiku, dan tahu batasanku.
" Aku cawik dewe, Pa.." terdengar suara merdu dari dalam kamar mandi, bergegas aku menghampirinya, si kecil sudah jongkok dan ngewesss dengan suara yang khas. Di sampingnnya aku lihat air sudah disiapkan olehnya walau hanya setengah gayung. Setelah itu diapun berdiri meraih gayung itu dengan susah payah lantaran memang ditaruh dibibir dinding bak mandi yang tingginya seukuran badannya. Tangan mungil itu mengarahkan air kearah yang dia maksud. Aku tersenyum melihatnya sedikit kesulitan, kadang aku sengaja membuat dia merasa kesulitan agar merengek padaku.
Setelah dirasa cukup dia minta untuk diambilkan pasta dan sikat gigi yang memang diluar jangkauannya. Dengan belepotan dan beberapa gesture lucunya diapun bermaksud mengakhiri ritualnya di kamar mandi itu.
"Sini Nduk, disiram lagi nggeh sama Papa.. " sembari aku raih gayung yang sama menyiramkan air dari batas pinggangnya hingga dia menunjukkan gesture kedinginan.
" Selesei pipis disiram semua, nggeh.. biar suci... mboten wonten najis" sambungku dengan nada ala guru TK.
" Lha ancene aku gak iso lek ambil air banyak, Pa. Ngkok lek bajuku basah kabeh yok po?" begitulah tanyanya walau sebenernya kaos yang dia kenakan sudah basah setelah dia melakukan ritual gosok gigi tadi.
"Mboten nopo-nopo, nanti lama-lama kan bisa.. lek kemu (kumur) nggeh mbungkruk biar ndak basah kabeh baju e.." kucoba memberi dia input walau dia punya sedikit bakat ngeyelan.
Beberapa saat kemudian  dilanjut dengan celotehnya di atas dipan reot tempat kami bertiga istirahat malam. Dia menceritakan dengan celoteh khasnya tentang beberapa memori yang dia tangkap hari ini. Sekilas cerita tentang guru TK nya, maem sendiri, hingga tadi dirumah sendiri tanpa teman lantaran papa kerja sedang mama pergi membantu belanja beberapa kebutuhan logistik sebuah perusahaan. Itulah celoteh putri kecilku hingga berakhir dengan rebutan "jejer papa" antara dengan mamanya sebelum dia tertidur pulas.. hehe

Dua judul film sampai tuntas mengantarku hingga larut malam, tapi mataku masih belum mau terpejam. Dua tema dan alur cerita yang berbeda. Satu kisah tentang keperkasaan putra ketujuh dalam membinasakan penguasa negeri penuh sihir, dibalut dengan bumbu-bumbu cinta Sang Aktor bersama seorang gadis dari kalangan para penyihir. Akhirnya keduanya bertemu dalam kemenangan.
Cerita berbeda dari judul yang berbeda pula, mengisahkan seorang pialang saham sukses yang mendandani PSK jalanan dengan tingkah yang norak serta kampungan, menjadi sosok wanita elegan, penuh pesona dengan uang yang berakhir dg cinta diantara mereka. Indah.. lagi-lagi ada sekenario cinta dari Sang Sutradara menghiasi kedua alur cerita disana.

Hmmm….
Dalam sepi aku tertegun, panjang …. menguak memori aktivitas hari ini dan lalu..
Pekerjaan, keluarga, orang tua, teman, anjlok, rugi, dalang, wayang, drama, sekenario, rejeki, ibadah, Tuhan….. campur aduk meta keyword berputar dalam server otakku, hingga desahan nafas putri kecilku yang pulas membawa kembali dalam beberapa menit tersisa menyaksikan putri kecilku yang menunggu kedatanganku dirumah karena ingin meminta beberapa menit tersebut untuk menyampaikan cuap-cuapnya sebelum tidur. Dalam samar aku tersenyum berada diantara dua amanah Tuhan disampingku ini.
Malam kian sunyi, menyisakan sepertiga perjalanan menjelang terbitnya Dewa Matahari. Siulan ayam jantan pun mulai sesekali mengusik heningnya malam. Detak jam dinding makin jelas terdengar seolah mengalunkan dzikir yang tiada henti. Dalam temaram cahaya dari ruang sebelah, tubuh ringkihku masih tergeletak diantara dua bidadari yang telah pulas dalam mimpi indahnya.

Dalam sunyi … pandanganku mengelilingi seluruh permukaan dinding kamar, menyapu langit-langit tanpa secenti pun terlewat hingga terfokus pada beberapa lembar genteng kaca diantara lubang asbes yang memang sengaja didesain seperti itu. Ya.. aku bias melihat secercah cahaya langit dari sana..
Pandanganku jauh menerawang, nanar tanpa suara tanpa obyek menembus batas dimensi ruang dan waktu. Kehebatan teknologi Ilahi yang tertanam di otak ini sungguh dasyat tak tertandingi walau oleh S.H.I.E.L.D. and Stark Technology.  
Melayang terbang menembus batas atmosfir bumi tiada warna hanya terang dan gelap bergantian menembus mata batinku.
Rongga pikiranku meraung-raung…  
Alam malam merasukiku dengan berbagai bisikan ghoib..
Khayalan, ingatan, cita-cita, nafsu, ambisi berbaur menjadi satu perpaduan energy yang gak karu-karuan. Berbagai sisi dan angle pikiranku dipenuhi atom tanda tanya.
Kembali hadir kilas balik waktu yang telah lalu, hadir pula dimensi ruang yang entah tak tahu aku sedang ada dimana.
Bisikan lembut menyapa dan mengingatkanku bahwa dalam hitungan hari kedepan akan tiba syurga bernama Ramadhan.. Bahagiakah aku? Atau tersiksakah aku? Entahlah .. Kemunafikan selalu mencoba hadir dalam setiap jawabanku
Bisikan lain mengingatkan bahwa sebentar lagi adzan subuh, aku harus segera bangun,
Bisikan lain menanyakan kapan aku membuatkan istriku tempat yang layak untuk menuangkan segelas kopi menyambutku pulang dari aktivitas kerja.
Raungan semakin menggelegar ketika sembrani besar membawa ingatanku kepada dosa-dosaku yang telah lalu. Apakah Tuhan akan memaafkan aku? Terasa tiada tempat yang layak bagiku disyurga Nya. Penglihatan neraka menganga seolah menantiku di ujung sana….

Nanar mataku membelah cakrawala malam yang kian sunyi hingga aku sampai pada tempat dimana aku sendiri tak tahu kini, aku hanya dapat merasakan pandanganku kian kabur oleh air atau darah yang mengucur dari balik kelopak mataku. Entahlah… Saat itu hanya satu nama yang kuingat dan dan kusebut “Allah………..”. Nikmat kembali mengelusku, syahdu…
Disaat buaian alam syahdu mengelusku.. ada tawa dalam rongga dadaku membentak telinga kananku 
 “ Halah… ojo etok-etok melas… paling mene awakmu yowes lali maneh…. !!!”
Aku tersentak…. Kembali aku rasakan sesak dan pilu, …  Tiba-tiba tapi ada tangan lembut menepuk pundak kiriku, dia mencoba menenangkan aku dengan bisikan lembutnya “Teruslah berdzikir, Sobat.. sebutla nama Tuhanmu, maka kamu akan selamat…” aku pun mencoba kembali menggerakkan bibirku yang mulai kaku “ …………Allaaah……”
bisikan lembut itu datang lagi seolah menuntunku “ Terus lah sebut nama Tuhanmu… kamu akan menemukan kedamaian di dekat-Nya…..” . Kesekian kali aku terus mencoba berdzikir dan menemukan sedikit nikmat disana.
Entah kasih sayang apa yang membawa bisikan lembut itu datang lagi dengan tepukan lembut di pundak kiriku “ Terus, Kawan… teruslah sebut nama Tuhanmu.. maka kamu akan menjadi makhluk-Nya yang termulia, paling taat….. dan terbaik dari semua manusia disekitarmu. Lihatlah manusia-manusia lain disekelilingmu.. mereka sangat rendah dibanding  kemuliaanmu, mereka penuh dosa tanpa mau bertaubat seperti dirimu. Lihatlah dirimu… aku bangga padamu, teruslah kumandangkan kebaikan, maka kamu akan sangat dihormati dan terhormat dari kalangan mereka. Tangan bahkan kakimu akan dicium oleh mereka karena kamulah yang paling suci diantara mereka. Mereka akan memujamu, mereka akan menghormatimu, generasi mereka akan dengan bangga memajang fotomu sebagai orang suci. Kamu akan terkenal, Kawan.. Sobat…Temanku… ”. Bisikannya makin keras kemudian melemah, dan menghilang hingga aku sedikit lupa apa yang harus aku ucapkan dan tak tau lagi apa tujuan.

Dari sisi kananku tangan kasar menjewer daun telingaku diirinigi tawa kasar tapi terdengar ikhlas " Hahaha.....Rasaknooo.. tiada tempat lagi untukmu ! Kembalilah ! Kembalilah sebelum kamu terbakar! Kembalilah pada maqom kalian masing-masing. Jika kamu belum mampu ber uzlah maka diamlah! Dan lihatlah! Hentikan nyanyianmu yang justru akan memporakporandakan tulang belulang dan sendi imanmu! Syariat, toriqot, ma'rifat, hakekat hingga maqomat itu adalah hak Tuhan! 
Kembalilah jalankan peranmu, kamu mampu menggoncang ars? Lakukan! Menggoyang benua? Lakukanlah! Atau kamu hanya mampu berbisik sana sini? Lakukanlah...! Apa kamu pikir Tuhan akan rugi dengan semua tingkahmu? Hah?! "

Ada apa ini????
Entah… Entahlaah…. Entaaaaaaahhhhhhhhh !!!!!!!!! Aku bingung ditengah gelapnya pandanganku.

Tiba-tiba kedua telingaku mendengar suara menggelegar disertai aroma khas yang serasa tak asing bagiku.. dan aku terjaga… aku tersadar bahwa tubuh ringkihku masih disisi anak dan istriku.. Kugapai tangan mungil putri kecilku. Aku ingat dan sadar bahwa suara dan aroma itu adalah kentut  indah dari putri kecilku. Aku mulai tersenyum. Kuraih dan kupeluk perlahan tubuhnya yang masih pulas dalam tidurnya. Saat bersamaan kembali suara itu kembali hadir dimukaku. Aku makin menikmati aromanya, makin kueratkan pelukanku. Perlahan kukecup keningnya. Sejenak aku termenung, dan kembali senyumku memngembang dengan penuh kesadaran. Terima kasih Nduk…
Sebusuk apapun dan sekucel apapun bau an rupamu saat ini kamu adalah putri ku, aku akan sangat mencintai dan menyayangimu sebagai amanah Allah SWT. Ayah teringat senakal apapun aku pada kakek nenekmu tapi beliau masih membela dan menyayangiku. Apapun yang kuminta mereka selalu berusaha walau kudu meres gajih e watu.  Ah, mengapa aku tak bisa memberikan apapun pada Beliau-beliau. ... Naifnya diriku…. Ya Allah….

Seberapa besar hamba-Mu ini mengaku cinta pada-Mu tapi semua itu tak melebihi cinta-Mu pada makhluk-Mu. Dosa dan kesalahan yang kami perbuat, ternyata Kamu masih memberikan nikmat-Mu…. rejeki-Mu kepada kami. Sedangkan kami sedikit kesulitan sudah mengatakan Kau tak adil, padahal Kamu akan memberikan cinta-Mu yang lebih besar kepada kami, seperti kala aku membuat putriku menangis ketika aku paksa dia belajar sembahyang dan sujud kepada-Mu.

Terima kasih putri kecilku…
Kentutmu menyadarkan aku akan arti kasih sayang orang tua dan Tuhan kepada kita.
Astaghfiru-Ka Ya Allah. 
Ijinkan aku menikmati ramadhan-Mu. 
Amiiin

#zz
mata-batin religi

Ajaran Bisnis Ala Nabi SAW

Barokalloh...
Menurut berbagai sumber, Dalam bisnisnya Nabi Muhammad SAW meraih kesuksesan di 6 kota berbeda. 4 diantaranya adalah Bahrain, Jordan, Syam dan Yaman. Semua bisnis yang dijalankan oleh beliau hasilnya yang sangat memuaskan. Bahkan menurut beberapa sumber terpercaya, Beliau nyaris tak pernah mengalami kegagalan apalagi kebangkrutan dalam hal bisnis. Lalu bagaimana manajemen dan strategi Nabi dalam berbisnis? berikut adalah ulasannya.

JUJUR ADALAH KUNCI UTAMA

Kejujuran adalah kunci utama dalam bisnis. Inilah salah satu metode yang dilakukan oleh Nabi Muhammad. Bahkan karena kejujurannya, beliau dijuluki Al-Amin yang berarti sangat bisa dipercaya. Awalnya nabi memperoleh barang dagangan dari seorang saudagar kaya bernama Khodijah yang karena kejujurannya itulah ia terpikat lalu menjadikannya sebagai pendamping hidupnya.
Kejujuran menjadi sebuah branding yang melekat pada diri beliau. Orang-orang lebih memilih untuk membeli kepadanya karena merasa aman dan tidak akan ditipu. Ini karena beliau selalu jujur dalam berbisnis, seperti menjelaskan secara apa adanya tentang apa yang ia jual kepada pembelinya.

MENGHORMATI PEMBELI

Rasulullah memperlakukan pembeli seperti seorang saudara yang harus dibantu. Bagi Nabi Muhammad, bisnis merupakan sebuah kegiatan untuk membantu seseorang dalam memecahkan problemnya. Itulah inti bisnis yang sebenarnya. Oleh karena itu beliau sangat menghormati pembelinya layaknya saudara.

MENEPATI JANJI

Apapun alasannya, Seorang pebisnis wajib menepati janji pada pelanggannya. Contohnya adalah memenuhi deadline sesuai dengan yang telah disepakati sebelumnya . Hal ini akan menjadi kelebihan tersendiri bagi bisnis yang sedang kita geluti. Inilah salah satu cara sukses bisnis yang dilakukan oleh nabi.
Bagi beliau, menepati janji merupakan sebuah tanggung jawab yang harus dikerjakan. Bahkan bukan hanya menepati janji, beliau juga melakukan tugasnya dengan penuh tanggung jawab sehingga membuat investor dan pelanggannya sangat puas.
Firman Allah SWT,
Wahai orang-orang yang beriman, penuhilah janjimu (QS Al Maidah: 1)

TIDAK MENJATUHKAN PESAING

Rejeki sudah ada yang mengatur, dikejar bagaimanapun kalau belum rejekinya ya tentu tidak akan bisa diraih. oleh karena itu Nabi sangat melarang seseorang menjatuhkan pesaingnya.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:
"Janganlah seseorang dari kalian menjual barang dengan tujuan menjelekkan apa yang dijual orang lain." (HR Bukhari)
Karena sesungguhnya prinsip utama dalam bisnis adalah bagaimana cara kita memuaskan dan melayani pelanggan, bukan malah iri dengki dengan pesaing. Naikkan kualitas bisnismu, dan biarkanlah pelanggan yang akan menilainya.

JANGAN MENIMBUN BARANG

Menyimpan atau menimbun barang demi keuntungan mendadak dalam jumlah besar sangat dilarang oleh islam. Misalnya seperti fenomena yang sering terjadi di negara kita, penimbunan BBM. Menjelang naiknya harga. Biasanya beberapa orang menyetok banyak BBM untuk dijual kembali pada saat harga bbm sudah naik. Dalam fiqh jual beli, praktek seperti ini disebut ihtikar dan hukumnya haram. Oleh karena itu janganlah mengambil kesempatan untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya ketika masyarakat sedang panik dan susah.

LUNASI GAJI PEKERJA TEPAT PADA WAKTUNYA

Bayarlah gaji pekerja tepat waktu. Karena mereka sudah rela memberikan semua tenaga dan waktunya ke kamu, maka kamu harus membayar gajinya sesuai dengan waktu yang disepakati. Jika waktu pemberian gaji tanggal 1, maka kamu wajib membayarnya di tanggal 1. Rasulullah SAW bersabda,
"Berikanlah upah kepada seorang pekerja sebelum keringatnya kering." (HR. Ibnu Majah)

JANGAN SAMPAI BISNIS MENGGANGGU IBADAH

Tidaklah aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembahku (QS Adzdzariyat: 56)
Dalam kehidupan ini, harta dan kekayaan bukan merupakan keistimewaan dan indikator kesuksesan yang sesungguhnya. Ada banyak orang mengaku beragama Islam tapi kerap melalaikan sholat lima waktu dan bahkan lupa membayar zakat karena sibuk berbisnis. Allah SWT amat tidak suka dan membenci hal ini. Bekerja memang bagian dari ibadah, namun itu bukanlah hal yang utama.
Firman Allah SWT,
"Dan sesungguhnya akhir (akhirat) itu lebih baik bagimu daripada permulaan (dunia)." (QS. Ad Dhuha: 4)
bisnis entrepreneurship leadhership religi

Keistimewaan, Keutamaan dan Manfaat Shalat Tarawih



Marhaban Ya Ramdhan, Inilah Manfaat Shalat Tarawih – Shalat Sunah Tarawih ini dilakukan selama 30 malam berturut pada bulan Ramadhan dan Hukum Shalat Sunnah Tarawih yaitu Sunnah Muakkad atau Shalat Sunah yg harus dikerjakan karena memiliki begitu banyak manfaat dan Keistimewaan Shalat Tarawih yang ada untuk anda semua yg melakukannya. Shalat Tarawih merupakan Shalat Sunnah yg dikerjakan dg jumlah Raka’at 8 maupun 20 Raka’at yang dilakukan di malam hari sesudah mengerjakan Shalat Isya dan batasnya sampai terbitnya sang fajar pagi.
Jangan pernah meremehkan Shalat Sunnah Tarawih ini, bayangkan menurut logika saja bahwa Shalat Tarawih di lakukan selama 30 malam penuh di Bulan Ramadhan dan Bulan Ramadhan sendiri muncul hanya 1 tahun sekali serta Bulan Ramadhan sendiri merupakan bulan yg penuh pahala, ampunan, keberhakan dan sebaik-baiknya bulan sehingga kita bisa menyimpulkan secara logika kita sendiri bahwa Manfaat, Keistimewaan
Untuk Manfaat Shalat Tarawih sudah kami buatkan dibawah lengkap dari shalat tarawih malam pertama hingga shalat tarawiih malam ke 30, tetapi perllu di ingatkan kepada anda bahwa Manfaat Shalat Tarawih di Bulan Ramadhan ini kami ambil dari berbagai hadist sehingga anda boleh mempercayaii or tidak, tetapi yang jelas bahwa di Bulan Ramadhan merupakan belum yg sangat teristimewa sehingga kita disunnahkan untuk memperbanyak dzikiir, membaca Ayat sucii Al-Qur’an, shalat tarawiih dan diwajibkan pula untuk berpuasa. 
1. Barang Siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam pertama (1 Ramadhan), Allah SWT akan mengampuni dosanya seperti bayi baru dilahirkan ibunya.

2. Barang siapa yang melaksanakan sholat Tarawih pada malam ke 2, 
Allah SWT Akan mengampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya.

3. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 3, 
Malaikat akan memanggil dari bawah Arsy dan Allah SWT akan mengampuni dosa-dosanya terdahulu.

4. Barang siapa yang melaksanakan sholat Tarawih pada malam ke 4,
maka pahalanya seperti pahala orang yang membaca kitab Taurat, kitab Jabur, kitab Injil, dan Kitab suci Alqur'an.

5. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 5, 
Allah SWT akan memberikan pahala seperti orang yang sholat di Masjidil Haram dan Masjidil Aqso.

6. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 6 , 
Allah SWT akan memberikan pahala seperti orang yang Thowaf di Baitul Ma'murdan.

7. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 7, 

Allah SWT akan memberikan pertolongan seperti pertolongan Allah SWT kepada Nabi Musa AS dari Fir'aun dan Hamman.

8. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 8, 

Allah SWT akan memberikan pahala seperti pahala yang telah Allah SWT berikan kepada nabi Ibrahim AS.

9. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 9, 

Allah SWT akan memberikan pahala seperti pahala ibadahnya Nabi Muhammad SAW.

10. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 10, 

Allah SWT akan memberikan rizki kebaikan dunia akhirat.

11. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 11, 

maka ketika ia keluar dari dunia seperti baru dilahirkan dari perut ibunya.

12. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 12, 

maka ia datang pada hari kiamat dengan wajahnya seperti bulan purnama.

13. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 13, 

maka ia akan datang pada hari kiamat diselamatkan dari setiap kejelekan.

14. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 14,

malaikat akan datang dan mereka bersaksi bahwa dia shalat Tarawih. Maka Allah SWT tidak akan menghisabnya pada hari kiamat.

15. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 15, 

malaikat Rahmat, Arsy, dan Kursy akan membaca shalawat kepadanya.

16. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 16, 

Allah SWT akan menulisnya bebas dari neraka dan masuk ke dalam surga.

17. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 17, 

Allah SWT akan memberikan pahala kepadanya seperti pahala para nabi.

18. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 18, 

Malaikat akan memanggilnya:"Wahai Hamba Allah SWT, sesungguhnya Allah SWT Ridho pada engkau.

19. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 19, 

Allah SWT akan mengangkat derajatnya dalam surga firdaus.

20. Barang siapa yang melaksanakan shalat tarawih pada malam ke 20, 

Allah SWT akan memberikan pahala kepadanya seperti pahala para sahabat.

21. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 21, 

Allah SWT akan membangun Rumah untuknya disurga yang terbuat dari cahaya.

22. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 22, 

ia akan datang pada hari kiamat dan diselamatkan dari berbagai kesusahan.

 23. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 23, 

Allah SWT akan membangun sebuah kota disurga untuknya.

24. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 24, 

Allah SWT akan mengabulkan dari 24 Doanya.

25. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 25, 

Allah SWT akan mengangkat baginya dari siksa kubur.

26. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 26, 

Allah SWT akan mengangkat pahalanya selama 40 tahun.

27. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 27, 

ia akan berjalan di jembatan Shirathul Mustaqim bagai kilat yang menyambar.

28. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 28, 

Allah SWT akan mengangkatnya 1000 (Seribu) derajat didalam surga.

29. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 29, 

Allah SWT akan mengabulkan 1000 (Seribu) Hajatnya.

30. Barang siapa yang melaksanakan shalat Tarawih pada malam ke 30, 

Allah SWT berfirman,"Wahai Hambaku, makanlah dari buah-buahan surga dan mandilah di sungai Salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar" kemudian Allah SWT berfirman:"Aku tuhanmu dan engkau hamba-Ku

Diattas merupaakan Keutamaan Shalat Sunnah Tarawih yg bisa kita peroleh jika kita mengerjakan dg ikhlas selama 30 malam berturut – turut di Bulan Ramadhan dan bukan hanya mengerjakan Shalat Tarawih saja, kita jg di sunnahkan untuk membaca Ayat Suci Al – Qur’an, mengerjakan Shalat Sunnah, Bersahur dan diwajibkan untuk Berpuasa selama 30 hari dari waktu Imsak sampai waktu masuk Shalat Maghrib serta yg paling penting ialah melaksanakan Shalat Wajib 5 Waktu.
Terlepas dari semua Keutamaan  tersebut diatas, hendaklah kita mengerjakan segala ibadah semata-mata hanya untuk mengharap ridho-Nya sebagai makhluk yang telah diberikan berbagai nikmat-Nya.

religi

 

Copyright © zensis ™ is a registered trademark.
Blogger Templates Designed by Templateism . Hosted on Blogger Platform.